Ahmad Dhani, Antara Bisnis Musik dan Istrinya
Wednesday, November 29th, 2006Skenario untuk Menggusur Mulan Kwok?
Pentolan
Dewa 19 sekaligus manajer Ratu ini geram karena istrinya terlalu sibuk
dengan aktivitasnya sebagai artis. Ia membuat dua pilihan : Bubarkan
Ratu atau bubarkan keluarga mereka. Ancaman Dhani tampaknya bukan
isapan jempol.
Keputusan tercepatnya adalah memecat Vitalia Ramona yang awalnya dia
tunjuk sebagai manajer Ratu. Sebagai bukti kesungguhannya, Ahmad Dhani
Prasetya akan mendaftarkan gugatan cerainya Senin (4/12) jika Maia
Estianti, tak meminta maaf dan malah mengabaikan ultimatumnya.
Kamis
(23/11), ia menghendaki duo Ratu yang dimotori sang istri bubar tahun
2007! Alasannya, jebolan SMA Negeri 2 Surabaya ini, menginginkan sang
istri konsentrasi pada ketiga anak mereka, Muhammad Al Farrel Ghazali,
9, Muhammad El Jalaludin Rumi, 7, dan si bungsu Muhammad Abdul Qodir
yang berusia enam tahun.
Tapi, ada yang meragukan penegasan
Dhani. Sebagian anggota masyarakat justru curiga pembubaran duo Ratu
itu skenario Maia untuk `menggusur` Mulan Kwok yang beberapa waktu lalu
digosipkan dinikah siri oleh Ahmad Dhani. Kabar lain mensinyalir adanya
rencana Dhani membentuk grup band baru yang diberi nama Dewi-Dewi.
Dhani kabarnya ingin konsen pada kelompok musik yang diawaki para cewek
tersebut.
Hingga kini belum ada konfirmasi mengenai
tudingan-tudingan tersebut. Baik Dhani maupun Maia melakukan gerakan
tutup mulut. Sepanjang Senin (27/11) siang hingga Selasa (28/11) malam,
Maia enggan bertemu wartawan dan pekerja infotainment yang terus
memburunya, termasuk saat akan dijumpai di Hard Rock Cafe, Jakarta
Pusat, Senin (27/11) siang atau usai syuting Extravaganza (TransTV).
Dan, Selasa (28/11) siang.
Maia tetap bungkam dan memilih
bersembunyi di rumah dan studionya di kawasan Pinang Mas III, Pondok
Indah, Jakarta Selatan. "Maia tidak akan bicara. Dia tetap akan diam,"
kata seorang karyawan studio Dewa19 yang juga menjadi kantor manajemen
Ratu dan Dewa 19. Kontroversial
Lepas dari rumor miring, Ahmad Dhani
dikenal sebagai sosok arogan, penuh kontroversi. Memang tak banyak
orang yang mau mengakui sifat buruk dalam dirinya. Dhani dengan tanpa
beban bicara blak-blakan bahwa dia memang arogan sejak di bangku SMP.
Dhani
mengakui sifatnya itu telah mendarah daging. Anak pertama dari tiga
bersaudara ini juga menyatakan bahwa dirinya bukan tipe orang yang
mudah bergaul. Dhani menegaskan, hanya dengan orang-orang yang sejalan
saja bisa menjalin kedekatan. Sifat buruknya itu terbukti sering
membuat dirinya, juga grup musik yang dimotorinya, Dewa 19, terlibat
konflik dengan beberapa pihak. Kasus logo album Laskar Cinta yang
diprotes Front Pembela Islam (FPI) sebagai contohnya.
Sebelumnya
Dhani berbenturan dengan mantan pemegang bas Dewa, Erwin Prasetya
berkenaan dengan penggambaran karakternya yang kurang sesuai di
sinetron Dewa (TransTV).
Setelah serangkaian perseteruan antara
Erwin-Dhani, pentolan Dewa 19 ini akhirnya memutuskan menghapus nama
Erwin dalam sejarah Dewa yang akan dibukukan. Bahkan, Erwin dianggap
bukan bagian dari pendiri grup Dewa. Dalam buku sejarah yang akan
diterbitkannya, Dhani menghapus nama Erwin dan foto dengan alasan jika
memunculkan foto dan wajahnya, khawatir ia akan dituntut lagi, lantaran
tidak memita izin dari Erwin.
Dhani juga sempat bermasalah
dengan novelis Yudhistira ANM Massardi yang menuduhnya menjiplak novel
Arjuna Mencari Cinta yang dijadikan judul album Dewa. Soal album Laskar
Cinta sendiri, Dhani dengan pongahnya sesumbar,"Insya Allah album ini
diridhoi sama Allah SWT. Jadi, nggak takut nanti dicekal lagi, biarkan
saja."
Ditanya mengenai respons penikmat musik terhadap
lagu-lagu di album tersebut, Dhani menambahkan, "Sekarang saja sudah
meledak. Aku dikasih tahu kalau dalam tiga minggu ini album Laskar
Cinta sudah terjual sebanyak 450.000 kopi. Hebat kan!"











