Di kampus teknik ini, aku jadi wartawan kampus yang namanya EEPIS News Team (ENT). Aku gabung coz aku emang suka ama dunia jurnalistik sejak kelas 2 SMU. Dulu waktu SMU aku pernah ikutan ngelola majalah siswa sekolahku dan sempat juga jadi Pimrednya 
Berawal dari rasa penasaran kayak apa sih dunia jurnalistik?? akhirnya aku putuskan untuk gabung dan setelah gabung..wuiihh.. ternyata asyik juga dunia itu. Kemampuan menulis kita diasah dan dilatih. Akhirnya deh sejak itu aku jd makin cinta ama dunia ini.
Setelah lulus SMU, aku lanjutin studiku di PENS. Wah..setelah 2 tahun kuliah di sana, rasanya ilmu jurnalistik yang aku peroleh selama di SMU seakan-akan gak ada gunanya. Akhirnya aku gabung di HIMA Telkom dan megang madingnya. Sbenarnya sih aku kurang suka ngelola mading tapi daripada ilmuku gak digawe..akhirnya aku mau ngelolanya.
Menginjak tahun ketiga, tepatnya akhir semester 4, pada pertengahan bulan Juni 2005, aku membaca pengumuman di website kampus ini. Dalam pengumuman tersebut menyebutkan bahwa ada rekrutmen untuk wartawan kampus. Kesempatan itu tidak aku sia-siakan. Aku langsung memenuhi segala persyaratan yang diajukan oleh pihak penyelenggara.
Alhamdulillah sekarang aku tercatat dalam tim wartawan kampus bersama 7 orang lainnya. Tim ini kemudian dinamakan EEPIS News Team (ENT). Tim ini dikonsentrasikan untuk meng-up date berita-berita yang ada di Portal EEPIS. Tugas kami adalah meliput segala aktivitas kegiatan yang ada di Kampus ini. Yang juga tidak kalah penting adalah mensosialisasikan website kampus ini kepada semua Civitas Akademika PENS.
Menurut pengamatanku selama kuliah di sini, jarang sekali mahasiswa sini mengunjungi situs PENS bahkan ada yang tidak pernah membuka sama sekali. Kalaupun membuka pasti yang dibuka hanya untuk melihat nilai akademis mereka. Sayang sekali memang, ada media tapi kurang begitu dimanfaatkan..
Nah…sejak itu aku harus bisa nerima konsekuensinya dan harus bisa bagi waktu untuk wartawan dan kuliah. Khan wartawan juga mahasiswa hehe… wah gak jarang loh aku sampe keteteran antara kuliah dan wartawan. Tapi aku selalu berusaha agar seimbang. Makanya aku juga butuh dukungan dan do’a dari teman2 semua.